Print DTG vs Manual

Pada artikel ini membahas tentang cara cetak atau cara print kaos, ada 2 hal yang akan dibahas di artikel ini yaitu Print DTG dan Sablon Manual. Arti sablon itu sendiri adalah sebuah teknik mencetak gambar diatas bahan kaos atau kain dengan bentuk yang kita inginkan dengan cat atau tinta dibantu dengan kertas film yang terbuat dari kertas biasa atau dengan kertas kalkir. Dalam proses pengerjannya sendiri dibantu dengan alat yang bernama screen sablon dan rakel sablon. Sedangkan Print DTG itu sendiri berarti cetak atau print langsung di media kaos atau bahan kaos. Bicara print dtg vs manual bukan berarti membahas tentang jelek atau bagusnya kualitas hasil dari proses, tapi lebih berbicara kelebihan dari masing masing hasil cetak maupun kelemahannya. DTG itu sendiri adalah singkatan dari Direct To Garment dan Printer DTG adalah mesin cetaknya dengan metode tinta langsung ke kain (garmen).

tutorial cara membuat printer dtg dengan mudah

tutorial video dtg

Proses Print DTG dan Sablon Manual

Setelah kita mengerti istilah dari masing masing Print DTG vs Manual, kita akan membahas lebih lagi mengenai cara atau prosesnya. Pertama kita bahas Sablon Manual, bicara sablon manual ada beberapa kekurangan dan kelemahan yang dapat kita temukan dari hasil cetaknya. Kelemahan hasil cetak sablon manual tidak bisa mencetak gambar sparasi (foto) menjadi solid, hasil cetak sparasi foto pada sablon manual terlihat seperti titik titik pada kaos.

Kekurangan lainnya yaitu tidak bisa menerima order satuan karena proses pembuatan model film lebih rumit dan lama dalam pengerjaannya jadi harus ada minimal order dan untuk mengurangi biaya produksi dan sulitnya dalam proses pembuatan maka dari itu tidak bisa menerima cetak satuan. Namun kelebihan hasil cetak gambar blok lebih tajam dan solid seperti contohnya saat mencetak sablon teks akan terlihat solid dan hasil cetaknya juga terlihat tebal dikarenakan tinta berbahan pasta karet lebih banyak digunakan. Sablon manual ini juga sebagian besar dikerjakan dengan keahlian seseorang dalam mengerjakannya.

Kelebihan dan kekurangan Printer DTG

Karena yang dibahas hanya 2 yaitu Print DTG vs Manual maka pembahasan selanjutnya tentang kelebihan dan kekurangan Print DTG. Print DTG yang tadi sudah dibahas artinya Print langsung di bahan kaos. Kekurangan Print DTG adalah tidak bisa mencetak terlalu banyak order dikarenakan mesin ini mempunyai batas cetak atau print, jika terlalu banyak akan mengakibatkan kerusakan pada part printer. Namun tidak perlu kuatir jika Anda memiliki prosedur dalam merawat Printer DTG yang benar akan menjadikan mesin tetap awet. Di beberapa artikel ini akan menjelaskan juga DVD tutorial tentang merawat printer DTG. Kelemahan lainnya jika kualitas gambar di kaos mudah luntur itupun dikarenakan mungkin kualitas tintanya tidak bagus. Namun jika Tinta Printer DTG bagus kualitasnya maka hasilnya juga akan kuat dan tahan lama di bahan kaos.

Kelebihan Printer DTG mampu mencetak kaos satuan dengan waktu yang singkat, selain itu juga Print DTG mampu mencetak gambar foto sparasi yang sangat solid. Dengan menggunakan tinta tekstil Print DTG ini juga simple dalam pengerjaannya yaitu dengan data dimasukan ke computer lalu kaos dimasukan di Tray Printer dan siap di Print, makanya Proses Print DTG ini mampu menerima cetak print satuan. Hasil print juga tidak mudah luntur karena menggunakan tinta garmen atau Tinta khusus Mesin DTG. Ada proses sebelum print yang disebut Pre-Treatmen dengan cara menyemprotkan cairan treatmen ke bahan kaos yang berguna untuk menguatkan tinta dibahan kaos. Setelah proses Pre-Treatmen dilakukan barulah proses print berjalan dan diakhiri dengan proses Heatpress atau Press kaos di mesin pemanas agar hasil cetak lebih kuat lagi.

Dalam artikel ini saya sudah memberikan pembahasan mengenai Print DTG vs Manual. Nah dari pembahasan ini kita sudah bisa lihat akan kebutuhan dari masing masing proses. Semua proses Print DTG maupun sablon manual adalah kebutuhan dari masing masing pengguna. Contoh saja jika kebutuhannya ingin mencetak banyak dan lebih dominan teks atau blok blok saja maka gunakan proses sablon manual saja, namun jika desain print kaos lebih banyak sparasi foto maka gunakan proses Print DTG agar hasil kualitas cetaknya juga lebih bagus. Namun bukan berarti proses pada Print DTG juga tidak bisa print model Blok, hasil print Blok juga tidak kalah bagus dibanding sablon manual. Silahkan mencoba..!!

Save

Save

Save

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *