Cara merawat Printer DTG

Mesin Printer DTG di Indonesia adalah kebanyakan hasil produksi yang berasal dari modifikasi Printer kertas yang dijadikan Printer DTG (Direct To Garment) dengan memodifikasi Tray serta sensor kertas yang awal mulanya menarik kertas dirubah menjadi menarik Tray Kaos. Dengan banyaknya mesin mesin modifikasi Printer DTG di Indonesia tidak sedikit pula masalah yang timbul pada mesin tersebut, maka dari itu Cara Merawat Printer DTG agar awet sangat perlu kita ketahui untuk menjadi bekal kita dalam menjalankan usaha Printer DTG.

cara buat dtg

Pembahasan kali ini kita sama sama belajar Cara Merawat Pinter DTG supaya mesin juga terjaga awet dan usaha yang kita jalani dengan mesin ini tidak memiliki kendala di kemudian hari. Mesin Printer DTG ini cukup praktis dalam penggunaannya hanya dengan masukan data gambar ke komputer dan lakukan pencetakan print ke kaos dengan Printer DTG. Kenapa dibilang praktis karena terbukti mesin ini mampu mencetak kaos dengan order satuan dan tidak ada minimum order dalam pengerjaannya.

Untuk cara merawat printer DTG ini hampir sama dengan perawatan printer kertas biasa, sebenarnya DVD Video Tutorial Cara membuat Printer DTG yang Anda beli disini juga mengajarkan pengguna printer DTG untuk menjaga kebersihan mesinnya. Kebersihan mesin adalah hal yang paling utama maka dari itu perlu juga dibuat cek berkala agar mesin terjaga kebersihannya, namun karena Printer DTG menggunakan tinta DTG atau tinta tekstil maka kebersihan dan perawatannya harus lebih ekstra. Terlebih printer ini juga menggunakan tinta putih yang dapat mengakibatkan mampet pada head printer maka perlu diketahui cara perawatannya, berikut Cara Merawat Printer DTG.

 

Cara Merawat Mesin Printer DTG supaya awet.

  1. Suhu ruangan harus di antara 25-29 derajat Celcius agar tinta di Head Printer tidak cepat mengental yang mengakibatkan mampet.
  2. Jauhkan Hotpress dan proses penyemprotan cairan Treatmen Kaos dari mesin Printer DTG.
  3. Istirahatkan kerja mesin jika order banyak agar mesin tetap stabil dan tidak eror.
  4. Jaga kondisi Head agar tetap lembab dengan meneteskan cairan Head Cleaner ke busa capping station.
  5. Lakukan sesering mungkin proses cleaning jika order tidak banyak, hal ini agar Head Printer tetap terjaga dan tidak mampet. Lakukan juga proses check nozzle.
  6. Pada saat buka toko dan tutup toko wajib lakukan Head Cleaning.

Kenapa penjelasan artikel diatas lebih dari penjelasan perawatan Head padahal Cara merawat Printer DTG bukan hanya saja Head Printer saja. Part Head Printer adalah yang paling utama dari sekian banyak part pada Printer DTG, jika Head Printer tidak mendapatkan perawatan yang itensif akan mengakibatkan kerusakan fatal yang menyebabkan hasil dari print tidak sempurna. Di sekitar head juga perlu diperhatikan kebersihannya karena sifat tinta Printer DTG itu sendiri seperti karet yang cepat mengental lama kelamaan akan mengganggu kinerja mesin.

Selain Head Printer DTG ada beberapa part lain yang perlu diperhatikan kebersihannya antara lain :

  • Selang tinta.

selang infus printer dtg

Selang tinta digunakan pada Printer DTG dari hasil modifikasi tinta menggunakan tabung tinta dan Cartridge. Perlu diperhatikan juga kelancaran dari selang tersebut jika terdapat angin pada selang tinta maka harus cepat dibuang anginnya agar hasil cetak tetap stabil, bisa Anda baca pada artikel Tips menghilangkah udara pada selang infus printer DTG.

  • Wiper Blade.

Wiper Blade berfungsi untuk mengusap permukaan Head Printer setelah proses Head Cleaning bekerja agar Nozzel selalu terjaga kebersihannya dan supaya head juga bersih dari debu dan kotoran. Untuk Printer DTG biasanya ada lubang untuk menaikan Wiper tersebut dengan menggunakan obeng di sebelah kiri dekat dengan posisi Wiper dan Head. Setelah wiper naik segera lakukan pembersihan pada part tersebut dengan menggunakan Cotton but atau dengan alat khusus yang biasa dipakai teknisi yaitu “Swap Foam Stick” . proses pembersihan ditambah dengan Cleaner agar dapat mengangkat kotoran pada Wiper Blade. Bersihkan Wiper 2 hari sekali jika order kaos banyak tetapi jika order kaos agak sepi lakukan saja prosesnya 1 minggu atau 2 minggu sekali.

  • Capping Station.

capping station printer dtg printer 1390

Capping station berada persis di sebelah Wiper Blade, Capping Station ini berfungsi untuk proses kerja Cleaning Head Printer. Permukaan Capping Station ini juga harus terjaga kebersihannya karena part ini berfungsi untuk membersihkan Head, menyedot head agar hasil Nozzle tetap stabil. Maka dari itu perawatan kebersihannya hampir sama dengan perawatan Wiper Blade. Bersamaan dengan pembersihan dari kedua part tersebut, head juga dibersihkan dari karet karet yang mengental tetapi hanya pinggirannya saja jangan sampai permukaan head tergores yang akan merusak Head Printer.

  • Encoder Strip.

timming belt strip encoder

Encoder Strip berfungis sebagai petunjuk jalan bagi kinerja Head Printer. Jika kebersihannya tidak dijaga maka Carriage Unit akan bergerak tidak beraturan dan mengakibatkan general error. Bersihkan encoder cukup seminggu sekali dengan menggunakan cleaner yang standar, jangan membersihkan encoder dengan cairan head yang sangat kuat yang mengakibatkan encoder rusak.

  • Rel.

Rel atau Drawer Slide berfungsi untuk proses berjalannya tray kaos, jika Rel tidak dibersihkan akan mengakibatkan karat dan jalannya tidak lancer, bersihkan dengan minyak singer secara rutin 2 bulan sekali dengan cara diteteskan pada sekitar dalam rel agar berjalannya rel lancar.

Nah dari pembahasan diatas adalah perawatan mesin secara rutin, sebenarnya Cara Merawat Printer tidak rumit jika kita sudah terbiasa, banyak pemula yang mengeluh dengan tata cara perawatan mesin tersebut, tetapi jika prosedur ini dijalankan akan menguntungkan bagi kita agar tidak terus bergantung pada teknisi Printer DTG. Lakukan prosedurnya secara terstruktur agar terbiasa dan mesin juga awet dan tidak cepat rusak ataupun error, semoga artikel ini bisa menjadi referensi untuk perawatan Mesin Printer DTG.

Save

Save

Save

Save

Save

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *